Postingan

Ujian Nasional, Ujian Hidup. Nostalgia.

Aku membuka folder lama, aku menemukan tulisan ini. Dulu saat aku masih SMA, saat sedang asyiknya menulis, mulai aktif di ekskul mading dan sekolah. Well, merasa dinasehati oleh didri sendiri dari masa lalu. Kok dulu bisa nulis gini? Baiklah anggap saja sekarang sedang melewati ujian hidup. Untuk yang sedang ujian nasional atau menjalani ujian hidup, kuatlah dan jangan lupakan Allah selalu bersama kita. kita bisa, kita mampu, karena itu kita diuji. Tabah dan sabrlah wahai diriku yang sekarang, terima kasih aku yang dulu. “ Ujian Nasional, Ujian Hidup” Created by Nurhasanah XI IPS 2 Ujian Nasional atau biasa disebut UN merupakan ujian akhir sekolah yang mesti dan   harus ditempuh oleh seluruh pelajar Indonesia yang sudah berada di kelas teratas atau paling senior. Mulai dari SD, SMP, hingga SMA. UN selalu sukses membuat para pelajar menggigil ketakutan, grogi setengah gila, bahkan gejala-gejala aneh lainnya. Seperti migren dadakan, mules tiba-tiba, perasaan campur ad...

Apa Kabarmu?

Gambar
Apa kabarmu, pemilik mata jelaga yang meakutkan namun begitu meneduhkan?. Hari-hariku terasa berjalan begitu lambat, sedang kamu tak kutemukan di setiap tempat. Tempat-tempat di mana aku memberi tanda kita di sana. Hingga detik ini, aku masih saja meridukanmu. Tak peduli bagaimana luka di hatiku karenamu. Bagiku, rindu padamu adalah candu, aku tak bisa berhenti walau aku ingin mengakhiri. Apa kabarmu, pemilik wajah tegas dengan senyum manis?. Aku masih memikirkanmu, berharap kau juga sedang memikirkanku. Apakah aku terlalu berharap? Baiklah, aku tak akan berharap. Tapi izinkan aku selalu mengenangmu, setidaknya kau selalu ada dalam ingatanku. Aku tak akan berharap hal yang sama, karena kutahu tak ada waktu luangmu untuk mengingatku. Tak apa-apa, aku sudah biasa dengan kisah seperti ini, diabaikan seperti biasanya. Apa kabarmu, pencuri hati yang tak kembali? Sudah sampai manakah perjalananmu? Apakah aku tak ada dalam rencana hidupmu? Aku selalu bertanya hal yang tak seharusn...

Dilan, Kegilaan, dan Kebaperan

Gambar
Tahu gak kenapa Dilan dengan segala kegilaannya berhasil membuat para perempuan mengalami Kebaperan? Dilan menunjukkan karakter yang gentle-man, bukan bad boy tapi nice guy. Pada dasarnya perempuan itu suka diperlakukan istimewa dalam hal sekecil apapun, ingin dilindungi, dimengerti, diakui, dan diberikan kejelasan. Well, lihat Dilan. Dari awal dia sudah jelas tujuannya mendekati Milea apa, Dilan yang panglima tempur tapi memperlakukan perempuan dengan baik bahkan ke perempuan yang tidak dia suka sekalipun (kata Dilan, tak mencintai bukan berarti membenci), begitu beraninya Dilan melindungi perempuan yang dia sayang, saat Milea khawatir lihat cara Dilan menenangkannya, Dilan mau menurunkan egonya, mau mengalah. Memang ada saat Dilan tidak mendengar Milea, lalu karena hal itu mereka pisah, tapi alasannya waktu itu Dilan terbakar cemburu. Kata orang bijak api yang paling cepat merambat membakar habis segalanya adalah kecemburuan. Dilan juga manusia. Dilan bilang apa? Cemburu han...

Cerita Aku si Mahasiswi Psikologi

Gambar
Assalamualaikum. Hallo everibadeh. Menyapa kalian lagi nih, but ini tulisan agak berbeda dari biasanya. Edisi curhatan, tapi bukan tentang perasaan. Curhatan tentang pengalaman suka dan duka jadi mahasiswi Psikologi. Mulai aja deh, gak usah banyak basa-basi, yuk simak. Cekidot. Sekarang nin saya Semester 5, duh udah selesai kuliah semester 5nya nunggu ujian aja. Besok senin ujian tolong doakan biar lancar dipermudah, IPK naik. Duh banyak mintanya nih pemirsa. Yaps maklum semester tingkat akhir gitu. Selama 2 tahun 5 bulan ini banyak sekali yang saya alami. Saya sih mau bahas yang dukanya baru sukanya. Biar kayak pepatah berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian. Duka jadi mahasiswa psikologi itu apa sih Nung? Oke dukanya pertama setiap kali orang tahu jurusan Psikologi mereka langsung bilang "bisa baca wajah dong?" "Bisa baca garis tangan?" "Baca karakter saya dong" dan sejenisnya. Ya kadang kita...

Ro-man-tis

Gambar
Roman. Romansa. Romantika. Romantis. Romantisme. Apa yang terlintas di benakmu saat mendengar kata-kata itu? Kisah cinta ala Romeo Juliet? Atau Beauty and the Beast? Laila Majnun? Atau mungkin Habibie Ainun? Ceritakan padaku kisah seperti apa yang terlintas di otakmu. Aku sudah mulai lupa bagaimana rasanya dicintai oleh seseorang. Aku sudah lupa bagaimana rasanya diperhatikan seseorang. Bahkan aku sudah lupa bagaimana rasanya bahagia memiliki seseorang yang selalu ada untuk menemaniku menjalani hari-hari beratku. Bukan. Bukannya aku mengeluh. Aku hanya ingin mengulik perasaan yang mengusikku akhir-akhir ini. Aku seperti seorang penderita tuna asmara, yang tak tahu bagaimana cara mencintai dan menerima cinta orang lain. Kau tahu sudah sangat lama, sangat lama aku tak memiliki seseorang yang akan bertanya apa kabar, bagaimana hariku, dan sejenisnya. Bukannya kekanak-kanakan atau aku sangat ingin diperlakukan begitu oleh orang lain. Aku hanya bertanya pada diri sendiri, sebegitu sib...

Short but Soft :)

Gambar
Bu, katanya aku membosankan. "Kalau begitu temukan seseorang yang meski tahu kamu membosankan dia tetap bertahan.” Tapi katanya aku juga tak menyenangkan. "Kalau begitu temukan seseorang yang meski tahu kamu tak selalu bisa membuatnya bahagia dia selalu ada." Tapi katanya... "Nak, suatu saat dia pasti datang. Orang  yang memang tepat untukmu, yang memang ditakdirkan untukmu. Jika saat ini kamu ditinggalkan atau diabaikan, sederhana saja, dia bukanlah yang tepat dan terbaik untukmu." Bu aku ingin seseorang yang aku inginkan juga menginginkan aku. Seseorang yang aku butuhkan juga membutuhkan aku. Seseorang yang aku harapkan juga mengharapkan aku. Seseorang yang aku dambaan juga mendambakan aku. Semoga, semesta mengaminkan. :)

Cerita Luka Pada Rindu, 2017-2018

Gambar
Assalamualaikum. Hallo, pembaca setia blogku. Apa kabar? Semoga baik-baik. InsyaAllah. Btw, sudah penghuni tahun saja ya. Tahun baruan kemana nih? Me? Sesuai pesan ibu negara, harus stay di kontrakan, tidak boleh ke mana-mana. Postingan kali ini mau bahas buku kedua saya berjudul Cerita Luka Pada Rindu. Ah, dari judulnya sudah tahu kan ini tentang apa. Yaps, ini cerita tentang luka-luka pada rindu-rindu yang tetap ada meski sudah terluka. Harapannya dengan menceritakan luka-luka itu, si rindu tidak menuntut macam-macam. Buku ini adalah kumpulan puisi, yes saya juga suka menulis puisi pemirsa, bukan hanya cerita pendek. Hehe. But, suka bukan berarti bisa melakukannya dengan luar biasa kan? Meski karya puisi saya banyak lolos event dan dibukukan dalam antalogi, bahkan pernah masuk 10 besar puisi terbaik di urutan 7 (lomba puisi tingkat Nasional, lomba via online) Tapi merasa masih belum bisa, masih belajar dan akan terus belajar. Buku ini terbit bulan Juli juga teman-teman. Sud...